Kalo Allah itu ada, kenapa tidak terlihat???

Seandainya pertanyaan diatas ditanyakan oleh orang dewasa mungkin kita akan mudah menjelaskannya. Tapi jika pertanyaan diatas ditanyakan oleh seorang anak kecil, kira-kira kita menjawabnya gimana ya…he..he.., pernah terpikir gak jika kita ditanya dengan pertanyaan seperti diatas oleh adik kecil kita, anak kita ato anak-anak kecil disekitar kita. Kira-kira jawaban yang bagus dari pertanyan tersebut gimana ya??

Sebenarnya sih ini pengalaman pribadi, suatu hari teman saya ditanya oleh putranya yang masih kecil (belum sekolah lho…tp pertanyaannya sering membuat bingung sang ibu) tapi karena belum menemukan jawaban yang pas temen saya tersebut masih menyimpan pertanyaan tersebut. Hal ini tentu bukan berarti temen saya itu tidak tahu jawabannya, temen saya itu cuma bingung bagaimana menjelaskannya dalam bahasa anak kecil.

Karena bingung memikirkan jawabannya, waktu ketemu di kampus langsung aja pertanyaan itu disodorkan kepada saya…mendengar pertanyaan yang diajukan temen saya itu saya juga bingung, ya bingung karena memang nggak tahu jawabannya, he..he….

tapi, untung saja waktu ketemu temen saya itu ada temen saya yang lain, yang kebetulan pengetahuannya lebih luas sehingga pertanyaan itupun bisa terjawab dengan bahasa anak kecil.Mau tahu jawabannya??ini nich jawabannya (tanpa berusaha mengurangi katat-kata yang diucapkan temen saya):

“Pertanyaan itu sihc gampang jawabannya, coba aja kamu kentut atau hidupin aja kipas angin. Nah, kentut atau anginnya arahin ke anakmu dan suruh anakmu itu untuk merasakannya. setelah itu, tanya anakmu dengan pertanyaan:dengar gak kentut tadi? atau bau gak kentut tadi? atau kerasa gak anginnya? Nah setelah itu baru kita jelasin kepada sang anak bahwa yang tidak kelihatan itu belum tentu tidak ada…seperti halnya kentut atau angin itu tadi…”

ha..ha…gimana benerkan jawabannya!!!, tapi tolong jangan dinilai kentutnya ya..

~ oleh simbah aqim di/pada April 28, 2008.

Tinggalkan Balasan